Minggu, 14 Oktober 2012

don't want to show up


Pemuda itu masih betah menunggu.
Waktu yang sama, tempat yg sama pula.
Ia melirik jam ditangannya, sudah lebih dari 3 jam ia menunggu,
dan ia masih betah menunggu.


Di kejauhan, seorang perempuan sedang tidur-tiduran santai diranjang kamar.
Ia menoleh keluar jendela, membayangkan sosok yg sedang menunggunya dihalte depan statiun.
Tempat yg secara aneh mempersatukan dua orang asing menjadi riang saat bertemu.

Tapi tidak hari ini.

Tak ada yg salah dari pemuda itu.
Hari ini ia hanya tak ingin menikmati perbincangan riang itu.

Mungkin besok atau lusa, Ia pun tak tahu.

Matanya kembali terarah ke majalah didepannya, melanjutkan bacaannya sambil bernyanyi sendiri.
Jangan menungguku, jangan berharap. Today I don't want to show up.

2 komentar: