Senin, 10 September 2012

Requiem



tak ada yang abadi, memang
bahkan di antara kita tak ada satu pun yang tahu, kapan kita akan menghilang dari dunia, menghadap-Nya
siapa yang akan duluan, dan siapa yang akan menyusul kemudian

kita cuma bisa pasrah, karena memang kematian itu adalah sesuatu hal yang pasti
dari Dia kita diciptakan, dan kepada Dia pula kita kembali berpulang
mempertanggungjawabkan nyawa yang sudah diberikan, untuk apa? apa hasilnya? 
mempertanggungjawabkan semua perbuatan, tanpa terkecuali, tanpa terlewat satupun, satu titik pun
karena Tuhan akan membaca, menyapu bersih semua catatan para malaikat-Nya
24 jam, 1440 menit, 86400 detik

ketika semua tangis tak didengar
ketika semua kata yang belum terucap, tak akan pernah terucap
ketika semua marah dan makian tak bisa lagi ditarik
ketika semua kebohongan tak akan terungkap
dan maaf tak bisa lagi diminta

siapkah kita?

4 komentar:

  1. selagi tarikan nafas msh berlangsung..
    jiwa msh terjaga...

    teriring maaf lahir batin atas smua salah & khilaf
    tuk stiap insan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngga harus tunggu lebaran untuk maaf lahir batin ya mas? hehe..

      Hapus
  2. kita hanya makhluk sementara untuk berada di atas bumi ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. begitulah..
      maka pintar-pintarlah menjaga segala yang terucap dan terlaku..

      Hapus