Selasa, 07 Januari 2014

Nonton

Hari ini saya nonton sendiri lagi. 99 cahaya di langit eropa berhasil menarik saya untuk nonton di bioskop lagi. 

Orang bilang travelling sendiri keluar kota rasanya sama dengan nonton sendiri ke bioskop. Entahlah, tapi sensasinya memang beda. Terutama ketika beberapa mata mengikuti gerik saya sampai ke kursi penonton.

Entah apa pula yg mereka pikirkan, siapa pula yang peduli?!
99 cahaya di langit eropa, bahkan teman nasrani saya yang menonton filmnya, bilang itu bagus. Jangan tanya kenapa dia nonton..saya pun tak tahu.
Kalau ditanya soal bagus atau tidak jawabannya relatif.. tergantung selera tapi kalau bertanya kepada saya..jawabannya bagus. Saya menikmatinya. Ada ilmu pengetahuan yang didapat, bukankah itu termasuk cukup? :)

Ditunjukkan bagaimana agama islam menyebar luas ke benua Eropa sehingga jejak-jejak peninggalannya masih terasa. Seperti Napoleon Bonaparte yg membuat patungnya menghadap ke Ka'bah di Mekkah atau ada tulisan "Laa Ilaaha Illallah" pada lukisan kerudung Bunda Maria di museum Louvre-Paris. 


Rasanya sungguh beruntung bisa menonton film tersebut, dalam hati pun berdoa: Semoga saya diberikan kesempatan pula untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah di bumi Eropa. aamiin.. :)
"Ketika dilanda masalah, pasrahlah kepada Allah. Let Allah decide it, not us.."
"Kamu punya masalah besar tapi saya punya Tuhan yang lebih besar!"Asye.

1 komentar:

  1. Sukaa pernyataan asye : Kamu punya masalah besar,saya punya Tuhan yang lebih besar:)))

    BalasHapus